Jenis Adukan untuk Pekerjaan Plesteran Dinding

Berikut ini berbagai macam jenis adukan semen untuk plesteran dinding.
  • Untuk bidang kedap air, beton, pasangan batu bata yang berhubungan dengan udara luar, dan semua pasangan batu bata di bawah permukaan tanah sampai ketinggian 30 cm dari permukaan lantai dan 160 cm dari permukaan lantai untuk kamar mandi, WC/ toilet, dan daerah basah lainnya dipakai plestearan 1 PC : 2 pasir.
  • Untuk adukan kedap air, harus ditambah dengan daily bond, dengan perbandingan PC: 1 bagian daily bond.
  • Untuk bidang lainnya diperlukan plesteran campuran 1 PC: 4 pasir.
  • Plesteran halus ( acian ) dipakai campuran PC dan air sampai mendapatkan campuran yang homogen, acian dapat dikerjakan sesudah plesteran berumur tujuh hari ( sudah kering benar).
  • Semua jenis aduk perekat tersebut diatas disiapkan harus disiapkan sedemikian rupa sehingga selalu dalam keadaan baik dan belum mengering. Diusahakan agar jarak waktu pencampuran aduk perekat tersebut dengan pemasangannya tidak melebihi 30 menit terutama untuk adukan kedap air.
Tabel campuran Adukan dan Plesteran
Pekerjaan
Perbandingan Bahan ( takaran )
Semen
Kapur
Pasir
Pekerjaan pasangan
Pasangan Batu kali
1
-
7-8
Pasangan dinding batu bata
1
-
7-8
Pasangan dinding kamar mandi
1
-
3
Pasangan batako
1
-
5
Pekerjaan plesteran
Plesteran dinding biasa
1
-
7-8
Plesteran dinding kamar mandi
1
-
3
Nah apakah anda sudah paham dengan Jenis Adukan untuk Pekerjaan Plesteran Dinding diatas?

Cara memasang Keramik

Sebelum membahas mengenai cara memasang keramik yang benar, ada baiknya kita membahas sedikit mengenai tips membuat adukan keramik.
Komposisi campuran adukan yang digunakan untuk pemasangan keramik sebagai berikut.
• Untuk lantai, perbandingan antara semen dan pasir adalah 1: 6 dengan ketebalan rata – rata 2- 4 cm.
• Untuk dinding, perbandingan antara semen dan pasir adalah 1: 4 dengan ketebalan rata –rata 2 cm.
Nah berikut ini cara memasang keramik yang benar;
• Sebelum memasang keramik rendam keramik dalam air sehingga pada saat akan digunakan dapat menempel dengan mudah. Dengan demikian Anda akan memiliki keramik yang elastis dan mudah dalam pengerjaannya.
• Untuik lebih merekatkan keramik pada adukan semen yang telah dibuat, bilas semen yang sudah dicampur air secara merata dibawah keramik tersebut.
• Dasar lantai yang akan dipasangi keramik harus bersih dari kerikil maupun batu yang mengganjal. Hal ini akan menimbulkan rongga di bawah keramik nantinya.
• Setelah lantai dasar siap, Anda dapat langsung memadatkan keramik tersebut secara merata pada lapisan adukan ( pasir, semen, dan air) yang telah disiapkan. Untuk memasang keramik yang baru akan dipasang, ketuk – ketuk secara perlahan di atasnya. Pastikan tidak ada bagian dasr yang berongga. Karena hal ini akan membuat keramik lepas dikemudian hari. Anda dapat memeriksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai.
• Setelah semua keramik terpasang, Anda dapat memasang nat keramiknya. Jangan pasang semen oker ( semen khusus untuk nat) pada sisi keramik saat itu juga. Biarkan kering selama 2 atau 3 hari . hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yangbelum ditutup. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa bersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap.
• Perhatikan area yang sudah terpasang keramik, jangan melakukan aktivitas diatasnya karena adukan dibawahnya belum cukup kuat untuk dibebani. Amankan area keramik tersebut kurang lebih 2 – 3 hari agar keramik dapat terpasang sempurna.
• Setelah semuanya selesai Anda perlu memeriksanya kembali, jika ada beberapa keramik yang kosong. Segera lakukan pembongkaran dan ulani pemasangannya dengan benar.
Nah demikian tadi informasi mengenai cara memasang keramik atau cara pemasangan keramik.

Jenis Aksesoris Lantai

Ada macam jenis aksesoris lantai keramik. Aksesoris lantai ini bisa membuat indah lantai keramik. Macam aksesoris lantai tersebut antara lain;
Border
Border dalam bahasa indonesia jika diterjemahkan dari bahasa inggris artinya batas. Sebagaimana arti border, maka fungsi border adalah digunakan sebagai pembatas lantai. Biasanya lantai yang berbatasan dengan ruangan lain ataupun Anda ingin mempunyai tekstur lantai yang lain biasanya.
Rope
Rope artinya secara leterleg adalah tali. Rope digunakan untuk pembatas ujung pasangan keramik. Biasanya rope diletakan pada sudut pasangan atau pertemuan dinding.
Antislip
Antislip sering digunakan pada anak tangga dan terletak pada ujung anak tangga. Berfungsi mengurangi resiko terpleset karena licin.
Plint Lantai
Plint lantai merupakan pembatas antara lantai dan dinding, biasanya plint lantai berukuran panjang sama dengan lantai, dengan ketinggian bervariasi antara 10 atau 12 cm.

Nah apakah anda sudah mengerti dengan berbagai macam aksesoris lantai diatas? Demikian tadi berbagai macam aksesoris lantai.

Jenis Keramik, Macam Keramik

Berikut ini jenis keramik atau macam keramik yang bisa kita temui;

Jenis keramik Berdasarkan Lapisan Bahannya

Keramik yang mempunyai lapisan glasir ( glazed)
Keramik berglasir merupakan jenis keramik yang paling banyak terdapat dipasaran. Lapisan glasir diaplikasikan dengan temperatur tinggi sehingga menyatu dengan badan keramik. Lapisan ini yang membuat motif desain dan tekstur keramik. Lapisan glasir membuat keramik tahan air, tahan api , dan mudah dibersihkan karena sangat padat dan tidak berpori.
Kermaik homogenious tanpa lapisan glasir (unglazed)
Keramik jenis ini sudah terdapat dalam bermacam – macam desain. Tidak ada lapisan apapun yang diaplikasikan pada keramik. Pencampuran bahan utama dan motf keramik dilakukan sejak awal sebelium pembentukan sehingga ada kesatuan warna antara bagian permukaan dan belakang. Permukaan keramik mengkilat dengan cara di – polish. Keramik jenis ini biasanya lebih tebal, keras dan lebih tinggi kekuatannya dari pada keramik bergelasir. Keramik jenis ini cocok untuk tempat yang ramai dengan aktivitas tinggi.

Jenis permukaan Lantai keramik

Mengkilat dan licin
• Biasa dipakai untuk keramik dinding ataupun keramik lantai dalam ruangan. Tidak cocok untuk lantai yang sering terkena air atau area servis karena tidak tahan terhadap goresan.
Doff / matte
Cocok diaplikasikan pada berbagai macam ruang, tidak licin dan mengkilat. Biasanya dipakai di rumah dengan desain minimalis. Jenis permukaan lantai ini lebih tahan terhadap goresan.
Bertekstur kasar
Cocok dipakai untuk lantai kamar mandi, carport, atau ruang terbuka yang sering terkena panas dan hujan. Jenis keramik ini tidak licin walaupun terkena air.
Cutting edge
Permukaan keramik yang sangat siku pada keempat sisinya. Keramik jenis ini dipotong setelah proses pembakaran. Hampir semua homogenius tile memakai sistem ini sehingga nat yang dipakai bisa sangat tipis. Namum kini produsen keramik berglasir juga mengembangkan keramik jenis ini walaupun harganya relatif mahal.

Jenis Keramik berdasarkan Fungsinya

Keramik Kamar Mandi
Pemakaian ubin keramik pada kamar mandi sangat membantu menjaga kebersihan kamar mandi tersebut. Hal ini karena sifat keramik yang permukaannya antiair ( daya serap airnya kecil) sehingga mudah sekali pemeliharaan dan pembersihannya.
Keramik Dapur
Permukaan keramik tahan terhadap goresan pisau dan panas ( api ). Sehingga pemasangan keramik di ruang masak dan tempat kompor tidaklah menjadi masalah. Minyak, lemak,serta kotoran lainnya juga mudah dinbersihkan. Selain itu pemasangan keramik di dapur dapat menghilangkan suasana yang terkesan kotor
Tangga dan Anak tangga
Anak tangga sering kali merupakan bagian banngunan yang paling cepat mengalami kerusakan karena lebarnya relatif sempit dan sering dilewati. Pemasangan keramik pada anak tangga akan memperpanjang usianya. Namun perluy diperhatikan pemilihan jenis keramik yang dipasang. Pilihlah jenis kermik yang memiliki tekstur antislip. Secara umum ubin keramik dapat dapat dipasang pada hampir semua bagian ruangan . selain memiliki peran fungsional ubin keramik juga memiliki peran menambah estetika ruangan. Nah demikian tadi berbagai jenis keramik atau macam keramik.

Kusen Kayu, Jenis Kayu Kusen

Berikut ini ulasan mengenai jenis kusen untuk kayu atau kusen kayu. Beberapa jenis kayu yang sering dipakai sebagai bahan untuk kusen, yaitu kayu meranti, bayam, dan jati. Selain daya tahan yang baik dan tekstur yang indah ( meranti dan jati), beberapa jenis kayu ( bayam , jati) juga sangat kuat dan tahan air. Oleh karenya tidak pelu dipertanyakan mengenai daya tahan dari jenis kayu ini.
Ada beberapa jenis kayu lain yang kekuatan dan kekerasannya lebih baik daripada jenis – jenis kayu tersebut diatas, tetapi tidak umum dibuat kusen. Meskipun tidak umum bukan berarti tidak bisa digunakan bukan? Tidak umum bisa jadi karena barangnya langka atau susah didabat. Kayu ebony yang disebut juga kayu hitam adalah kayu dengan tampilan tekstur cokelat – hitam yang sangat indah, sayang harganya relatif mahal. Jenis kayu ini biasanya dibuat menjadi perangkat furnitur dan lebih untuk kebutuhan ekspor ( kusen jendela). Sedangkan kayu ulin yang dikenal sebagai kayu besi memiliki tingkat kekerasan yang tinggi sehingga menyulitkan dalam proses pembuatannya menjadi kusen. Tampilan teksturnya pun kurang menawan, sehingga mungkin menjadikannya tidak populer sebagai kusen kayu

Pengertian Drainase

Apa arti Drainase
Pengertian drainase erat kaitannya dengan kebersihan rumah. Pada rumah tinggal, drainase didefinisikan sebagai bagian dari sanitasi (saluran ) atau sistem instalansi air rumah tinggal. Sistem drainase pada rumah tinggal diartikan sebagai serangkaian instalansi baik instalansi air bersih maupun instalasi air kotor. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam laitannya dengan salinitas.
Fungsi Drainase
Pekerjaan drainase perlu direncanakan untuk mengorganisasikan sistem instalasi air pada rumah tinggal, baik perencanaan saluran maupun peletakannya. Sistem drainase berfungsi sebgai pengendali kebutuhan air, mengeringkan daerah becek dan genangan air, mengendalikan erosi atau kerusakan pada bangunanserta mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak menyulitkan pembuangan air pada rumah tinggalm itu sendiri. Nah dengan mengerti arti drainase atau pengertian drainase, harapannya kita menjadi lebih sadar akan manfaat drainase itu sendiri.

Pemecahan Sertifikat Tanah

pemecahan sertipikat tanah

Setelah sekian lama menanti pemecahan sertifikat tanah, akhirnya hari ini saya mendapatkan progress dari proses pemecahan sertifikat tanah yang saya lakukan. Semuanya berawal dari map warna orange yang saya ajukan pada BPN pada bulan april yang lalu. Map ini bukan aseli dari saya sendiri, tetapi sudah disediakan di koperasi BPN tempat saya mengajukan permohonan pemecahan sertifikat. Jadi map ini dibeli, bukan di kasih secara cuma2. Sebenarnya map warna orange ini bukan hanya untuk pemecahan sertipikat saja. Tetapi bisa juga untuk (sesuai yang tetera pada bagian sampul map);
1. Pemecahan / Pengabungan Sertipikat.
2. Pengganti Sertipikat karena rusak atau ganti blangko baru
3. Sertipikat pengganti karena hilang.
4. Pencatatan Perabahan Penggunaan Tanah ( Pengeringan ) klarifikasi.
5. Ganti Nama.
6. Sertipikat dari SK pemberian Hak Atas Tanah.
7. Peningkatan Hak.
8. Permintaan SKPT ( Surat Keterangan Pendaftaran Tanah ).
9. Permohonan Kutipan / Salinan Surat Ukur.
dan berikuti ini berbagai informasi yang terdapat pada bagian dalam sampul dari map untuk permohonan pemecahan sertipikat tanah tersebut.
A. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PEMECAHAN/PENGGABUNGAN SERTIFIKAT :
1. Surat pcrmohonan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya
2. Sertifikat asli
3. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

B. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PENGGANTI SERTIFIKAT KARENA RUSAK ATAU GANTI BLANKO BARU :
1. Surat permohonan yang ditanda tangani oleh pemohon atau kuasanya
2. Sertifikat asli ( untuk sertifikat rusak, masih bisa teridcntifikasi data objek hak dan subjek haknya )
3. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

C. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN SERTIFIKAT PENGGANTI KARENA HILANG :
1. Surat pcrmohonan yang ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya
2. Surat pemyataan di bawah sumpah :
a. Yang disumpah adalah pemegang hak
b. Apabila pemegang hak telah meninggal dunia atau tanahnya sudah dibuatkan akta peralihan hak, yang mengangkat sumpah adalah ahli waris atau pemegang hak baru
3. Foto copy sertifikat (bila ada )
4. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
5. Diumumkan di media masa atau surat kabar 1 (satu) kali dalam tenggang waktu 30 hari, biaya ditanggung pemohon

D. SYARAT-SYARAT PENDAK I'ARAN PENCATATAN PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH (PENGER1NGAN)/KLARIFIKASI :
1. Surat permohonan yang ditanda tangani oleh pemohon atau kuasanya
2. Sertifikat asli
3. Surat ijin perubahan penggunaan tanah (IPPT) / klarifikasi (asli)
4. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

E. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN GANTI NAMA :
1. Surat permohonan yang ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya
2. Sertifikat asli
3. Untuk Warga Negara pribumi :
a. Surat pemyataan ganti nama yang disahkan oleh Kcpala Desa/Kelurahan dan diketahui oleh Camat setempat
4. Untuk Warga Negara keturunan :
a. Surat pemyataan ganti nama dari Pengadilan Negeri
5. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

F. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PENGECEKAN SERTIFIKAT :
1. Surat permohonan yang ditandatangani pemohon atau kuasanya/pcngantar dari PPAT
2. Sertifikat asli
3. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

G. SYARAT-SYARAT PEMDAFTARAN SERTIFIKAT DARI SK PEMBERIAN HAK ATAS TANAH :
1. Surat permohonan yang ditandatangani pemohon atau kuasanya
2. Asli surat keputusan pemberian hak atas tanah
3. Kwitansi bukti setor uang pemasukan kas Negara sesuai yang tercantum di dalam surat keputusan
4. Tanda bukti SSB, PBHTB
5. Sertifikat asli apabila surat keputusan berasal dari pelepasan hak yang sudah bersertifikat
6. Foto copy pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

H. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN PENINGKATAN HAK :
Bcrdasarkan Ka.MNA/Ka. BPN No. 9/1997 jo. Ka. MNA/Ka. BPN No. 15/1997 jo.Ka. MNA/Ka. BPN No. 1/1998 untuk perumahan tipc RS/RSS dengan nilai perolehan haknya/Nilai jual Objek pajaknya kurang dari Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dengan syarat-syarat sebagai berikut:
a. Surat permohonan yang ditandatangani pemohon atau kuasanya
b. Sertifikat asli dan foto copy sertifikat
c. Akta perolehan hak (bila foto copy agar dilegalisir)
d. Foto copy KTP pemilik tanah yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
e. Foto copy SPPT PBB tahun tcrakhir.
f. Surat persetujuan dari pemegang Hak Tanggungan apabila dibebani Hak
g. Melampirkan bukti setor uang pemasukan kas Negara

I. SYARAT-SYARAT PERMOHONAN SKP I (SURAT KETERANGAN PENDAFTARAN TANAH):
1. Surat permohonan yang ditandatangani pemohon atau kuasanya
2. Foto copy sertifikat
3. Foto copy KTP pemohon yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang J. SYARAT-SYARAT PERMOHONAN KUTIPAN / SALINAN SURAT UKUR :
1. Surat permohonan yang ditandatangani pemohon atau kuasanya
2. Foto copy sertifikat
3. Foto copy KTP pemohon yang telah dilcgalisir olch pejabat yang berwenang

Lama Pemecahan Sertipikat Tanah

Anda mungkin kemudian bertanya-tanya. Berapa lama waktu pemecahan sertifikat tanah? Well, sebenarnya tidak ada yang pasti dalam hal ini karena tiap daerah mungkin berbeda2 penangannya. Faktor lama waktu pemecahan sertifikat tersebut menurut saya tergantung dari beberapa hal berikut;
1. Kelengkapan berkas.
Jika berkas tidak lengkap otomatis waktu pemecahan sertipikat menjadi tertunda-tunda sampai berkas menjadi komplit.
2. Kondisi BPN
Kondisi ini berkaitan dengan banyaknya sertipikat yang sedang di urus di BPN. Jika sedang padat otomatis pemecahan sertipikat menjadi lama.
3. Frekuensi pengecekan
Berdasarkan hasil ngobrol dengan para pegawai notaris yang sering ketemu di kantor BPN, sempat ada perbincangan yang saya lakukan dengan salah satu pegawai di notaris tertentu. Dia bilang bahwa pemecahan sertipikat yang sering di cek, relatif lebih cepat dibandingkan dengan sertipikat yang tidak pernah dicek. Menurut saya memang masuk akal. Kalau kita berada di pihak BPN, dalam kondisi pengurusan sertipikat yang menumpuk, ada 2 prioritas yang mungkin kita gunakan. Pertama, prioritas berdasarkan waktu masuk sertipikat. Dan yang kedua prioritas berdasarkan mendesak tidaknya sertipikat yang digunakan oleh orang yang mendaftarkannya. Tentu saja, ukuran mendesak dan tidaknya sertipikat bagi orang yang mendaftarkan sertipikat tersebut salah satunya bisa dilihat dari sering tidaknya sertipikat teresebut di cek oleh orang yang mendaftarkan. Semakin sering dicek, tentu kita bisa menyimpulkan bahwa sertipikat tersebut relatif lebih diperlukan atau mendesak dibandingkan sertipikat yang sama sekali tidak pernah dicek progressnya.
Nah semoga informasi dari pengalaman saya mengenai Pemecahan Sertifikat Tanah dan lama Pemecahan Sertifikat Tanah diatas dapat berguna bagi anda yang memerlukan.